Memancing di Taman Balekambang, Alternatif Liburan Nataru


Surakarta - Liburan natal dan tahun baru (Nataru) menjadi ajang plesir keluarga untuk bisa menyambangi berbagai tempat wisata. Namun dengan adanya himbauan dari pemerintah pusat dan daerah agar masyarakat tidak bermobilitas dan berkerumun saat liburan Nataru 2021-2022, Anda yang masih ingin tetap keluar bersama untuk menikmati waktu libur bisa menjajal spot hijau dalam kota.

Salah satu lokasi hijau untuk Anda yang berada di kawasan Surakarta adalah Taman Balekambang. Berlokasi di daerah Manahan bersebelahan dengan Stadion Manahan, Taman Balekambang adalah salah satu ruang terbuka hijau di Kota Bengawan. Taman peninggalan K.G.P.A.A. Mangkunagara VII ini dibangun pada 1921.

Diantara banyaknya fasilitas dan bagian di taman Balekambang, salah satu daya tarik yang biasa dikunjungi masyarakat ialah Taman Air Partini. Tempat penampungan air ini digunakan untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di dalam kota. Terletak di bagian barat, kolam ini juga dapat dijadikan sebagai tempat memancing, bermain bebek kayuh, dan perahu.

Terlihat pengunjung pria berjejer di pinggiran Kolam Air sambil menggenggam gagang pancing ; sebagian sibuk mengaitkan umpan, sebagian lainnya terkantuk-kantuk menunggu umpan di saut ikan pada hari minggu (02/01/2022)

Sesekali pemancing terkesiap saat senar pancingnya bergerak. Dengan sigap langsung digapai pancingan, dan ditarik senar tersebut sampai terlihat kepala ikan bawal air tawar menyembul sambil melawan jerat kail. Biasanya ketika memancing, ikan yang terjerat akan ditangkap dan dibawa pulang sebagai bahan pangan di rumah, ternyata disini pemancing diharuskan melepas kembali ikan hasil pancingan. 

Wahana yang diusung memang bernama Mancing, candak, culke (MCC) atau dalam bahasa Indonesia berarti, memancing, dapat, lepaskan. 
"Memang disini (memancing ikan) tujuannya melatih kesabaran dan feeling saja, kalau mau (menangkap) ikan sih tinggal beli di pasar saja." Ujar Agung, salah satu pemancing yang terpantau melepaskan hasil ikan bawal air tawar yang sudah dipancing.

Agung menambahkan, hari minggu adalah saat yang tepat untuk melepas penat akibat rutinitas. Ada orang yang memilih untuk berlibur dengan menikmati wahana-wahana atraktif, ada juga yang menghabiskan libur dengan menunggu ikan terjerat di kail pancing yang mereka pasang.

Untuk bisa memancing ikan di Taman Air Partini Taman Balekambang, Anda bisa membawa alat pancing Anda sendiri, atau menyewanya di tempat persewaan yang tersedia di sebelah kolam. Dengan Rp 30.000 anda bisa menggunakan alat pancing selama 2 jam.

Dikutip dari solopos.com, Kepala UPTD Balekambang, Endang Sri Murniati, mengatakan MCC merupakan sebuah wahana pemancingan ikan yang berada di kolam utama Balekambang. Selain sebagai wahana wisata, MCC nantinya akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai konservasi ikan langka.

“Kami bekerjasama dengan pihak swasta untuk mengelola MCC ini. Sebelumnya, kolam utama Balekambang hanya dijadikan tempat penampungan air saja. Sekarang dengan hadirnya MCC, kami harap ini bisa menyedot perhatian pengunjung,” ungkapnya.

Komentar